Berita

Ketua Dewan Syuro PKS, Abdurahman Suhaimi/RMOL

Nusantara

PKS Bantah Ganti Nama Bakal Cawagub DKI

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejauh ini sepakat jatah kursi Cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno yang mengundurkan diri karena mengikuti ajang Pilpres kemarin masih dipegang PKS.

PKS pun sudah mencalonkan dua  nama yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Namun sampai hari ini proses pemilihan itu tidak ada perkembangannya alias mandek.

Dengan kondisi yang demikian, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menyatakan Partai Asuhan Prabowo Subianto ini sudah  mengajukan empat nama kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.


Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Syuro PKS DKI, Abdurrahman Suhaimi mengatakan, usulan nama yang diajukan Gerindra boleh-boleh saja.

"Nah soal diterima atau tidak itukan lain persoalannya, " kata Suhaimi saat ditemui di gedung Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/11).

Setelah Gerindra mengajukan nama baru, berhembus kabar bahwa PKS juga  berencana  mengganti kedua nama Cawagub yang akan menemani Kesendirian Gubernur Anies Baswedan. Kedua nama itu adalah Adhyaksa Dault dan politikus PKS Nurmansjah Lubis.

Namun hal itu dengan tegas dibantah oleh Suhaimi. Katanya, Secara formal nama cawagub masih sama seperti yang pertama diajukan.

"Artinya di fraksi atau di DPW itu belum ada pergantian nama sampai detik ini dari dua itu (Agung dan Syaikhu) ," katanya.

"Kita pedomannya itu Surat resmi. Dan Surat resmi nya itu belum ada dari DPP yang mengganti dua nama itu. Mudah-mudahan Wagub ini akhir tahun sudah ada yang baru," pungkasnya.

Sementara empat nama yang di usulkan Partai Gerindra untuk jadi bakal Cawagub di antaranya Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan Saefullah.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya