Berita

Anies Baswedan di acara Kongres II Nasdem/Net

Politik

Nasdem Capreskan Anies? Gerindra: Belanda Masih Jauh!

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 16:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Gerindra mengapresiasi para elit dan pimpinan partai politik saling komunikasi dan mengunjungi.

"Dalam politik silaturahmi antar parpol antar tokoh adalah hal yang biasa," kata Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade leawat akun Twitter, Selasa (12/11).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sering melakukan silaturahmi politik.


Sebelum menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo mengunjungi Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh.

Belakangan yang mendapat sorotan, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh yang berada di kolisi pemerintahan Presiden Jokowi, mengunjungi Presiden PKS Sohibul Iman. PKS adalah partai yang paling terdepan menyebutkan diri sebagai oposisi.

"Perlakukan" Nasdem dan Surya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menjadi perhatian banyak orang. Setelah Surya menjamu Anies makan siang, di forum Kongres II Nasdem, panitia juga memberi panggung Anies.

Perlakukan itu oleh beberapa pengamat disebut sebagai manuver Nasdem untuk memunculkan figur baru di Pilpres 2019. Pasalnya, selain tidak bisa lagi mencalonkan Jokowi, Nasdem juga tidak nyaman di koalisi karena permintaan posisi menteri tidak sesuai, ditamah Gerindra gabung ke pemerintah.

Andre Rosiade mengungkapkan, silaturahmi politik sangat baik. Tapi kalau diaitkan untuk pilpres mendatang, itu masih sangat jauh.

"Belanda masih jauh kalau ingin dihubungkan dengan kontestasi 2024. Yang terpenting adalah kita semua bersatu padu, bekerja sama membangun Indonesia," tutup anggota DPR ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya