Berita

Mahfud MD (kiri) dan Otto Hasibuan (kanan)/Net

Politik

Otto Hasibuan Jawaban Dari Harapan Mahfud MD Agar Organisasi Advokat Bersatu

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sudah saatnya seluruh advokat Indonesia bersatu kembali dalam satu wadah Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) paska Munas di Kota Makasar, Sulawesi Selatan pada tahun 2015.

Dewan Pakar DPN Peradi Mahfud MD mengatakan persatuan advokat sangat diperlukan demi kamajuan advokat itu sendiri, meski demikian hal tersebut sangat tergantung keputusan Mahkamah Agung.

"Mudah-mudahan Peradi bersatu tetapi itu akan banyak ditentukan Mahkamah Agung," kata Menko Polhukam ini saat menghadiri syukuran Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia, di Jakarta, Minggu (10/11).


Mahfud berharap ada sosok yang dapat mempersatukan Peradi kembali.

Di tempat yang sama, Sekjen DPN Peradi Tomas tampubolon menilai sosok Otto Hasibuan sebagai orang yang tepat untuk mempersatukan seluruh advokat di Indonesia. Hal ini terlihat dengan banyaknya penegak hukum yang mengakui kapasitasnya saat memimpin Peradi.

"Dengan kapasitas dan kemampuan yang ada Pak Otto saya kira dapat mempersatukan seluruh anggota PeradiP kembali setelah terpecah menjadi beberapa organisasi," kata Tomas.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum DPN Peradi Sutrisno menjelaskan sebagai salah satu pendiri wadah tunggal advokat, Otto dinilai mempunyai niat yang baik agar organisasi advokat tidak tercerai berai. Disamping itu sebagai salah satu pendiri Peradi yang sangat disegani di dalam maupun di luar negeri, juga mengetahui seluk beluk dunia advokat dan mengerti bagaimana langkah organisasi untuk memajukan kualitas pembela pencari keadilan dan mempertahankan single bar.

"Sebenarnya berdasarkan UU-kan organisasi advokat itu memang satu yaitu yang dulu salah satu pendirinya Pak Otto," tambahnya.

Sutrisno mengajak seluruh advokat untuk menghilangkan berbagai kecurigaan dan duduk bersama untuk kembali kepada wadah tunggal advokat Indonesia. Pasalnya, hampir semua organisasi advokat di seluruh dunia menganut wadah tunggal atau singgle bar. Pasalnya, dengan wadah tunggal kualitas dan mutu advokat dapat dijaga sehingga tidak merugikan masyarakat pencari keadilan.

"Kalau banyak organisasi maka tidak ada standarisasi. Jika advokat melanggar dan dihukum di organisasi yang satu maka dia akan bisa pindah ke organisasi yang lainnya," tegas Sutrisno.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Otto Hasibuan mengaku sedang bergumul untuk menerima permintaan dan desakan dari cabang-cabang Peradi untuk tampil kembali memimpin Peradi.

"Tugas pemersatu itu tidak mudah. Karena persoalan Peradi begitu kompleks," kata dia.

Otto mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada seluruh anggota Peradi apakah akan menunjuk dirinya atau tidak saat Munas mendatang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya