Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Di Hari Pahlawan, Anies Ajak Pemuda Ikut Selesaikan Masalah Bangsa

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Para sejarawan akan terus menulis peristiwa sejarah, termasuk peristiwa hari ini yang akan menjadi sejarah di kemudian hari.

Begitu pesan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pahlawan Nasional yang digelar Pemprov DKI Jakarta di Silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (10/11).

Acara ini turut dihadiri oleh  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI yang jumlahnya mencapai 6 ribu orang.


"Para sejarawan yang akan menulis tindakan kita hari ini. Label Pahlawan adalah urusan sejarawan. Tugas kita hari ini adalah menyelesaikan masalah yang ada di hadapan kita, " ungkapnya dari atas podium.

Dia lantas mengenang pertempuran Surabaya yang menjadi cikal bakal Hari Pahlawan. Menurutnya, para pemuda kala itu hanya berpikir tidak ingin ada lagi negeri asing yang menjajah nusantara.

"Mereka tidak mau kolonial kembali menjajah bangsa ini. Mereka melihat masalah dan mereka tidak diam saja," kata Anies.

Anies menegaskan bahwa pemuda saat itu tidak berpikir masalah keamanan adalah urusan menteri pertahanan semata. Namun mereka langsung terlibat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lantas mengaitkan peristiwa tersebut dengan arti pahlawan di era kekinian. Menurutnya, anak muda saat ini harus berani ikut menyelesaikan berbagai masalah bangsa.

“Selesaikan masalahnya. Biarkan anak dan cucu yang menyebut anda sebagai pahlawan," tutur Anies.

"Ini peringatan buat kita semua. Kita hari ini selesaikan masalah Jakarta semoga itu dinilai sebagai tindakan kepahlawanan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya