Berita

Rudal Rusia/Net

Dunia

Abaikan Sanksi AS, Serbia Beli Sistem Rudal Anti-Pesawat Rusia

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 14:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Peringatan Amerika Serikat tampaknya tak digubris Serbia. Hal ini merujuk rencana Rusia yang akan mengirim sistem rudal anti-pesawat canggih dalam beberapa bulan ke depan kepada Serbia.

Dikabarkan kantor berita Rusia TASS pada Rabu (6/11), pengiriman sistem canggih bernama Pantsir-S dilakukan untuk memenuhi kontrak jual-beli senjata yang telah ditandatangani.

Sementara dikutip dari Associated Press, utusan khusus AS untuk Balkan Barat, Matthew Palmer pada pekan lalu telah memperingatkan Serbia bahwa pembelian senjata itu berisiko dikenai sanksi AS.


"Kami berharap bahwa mitra kami, Serbia akan berhati-hati tentang transaksi semacam ini," ujar Palmer.

Hal ini pun sudah ditanggapi Presiden Serbia, Aleksandar Vucic. Menurutnya, pembelian tersebut sebagai upaya defensif, ia juga enggan berkonfrontasi dengan AS.

"Serbia mempersenjatai dirinya sendiri karena negara bebas yang dikelilingi oleh negara-negara anggota NATO yang ingin kami jadikan teman," ujarnya seraya menambahkan bahwa ia tidak ingin Serbia menjadi lemah.

Pantsir sendiri merupakan sistem rudal anti-pesawat jarak pendek yang dipasang di atas truk yang juga telah digunakan di Suriah. Senjata itu juga dapat menargetkan drone dan rudal jelajah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya