Berita

Pangeran Mohammed bin Salman/Net

Dunia

Perjanjian Riyadh Akan Akhiri Konflik Yaman

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 15:53 WIB

Konflik Yaman yang telah berlangsung bertahun-tahun kini menunjukkan sinyal perdamaian. Hal itu terlihat dari penandatanganan Perjanjian Riyad yang dilakukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Dalam perjanjian itu, pemerintah Yaman dan kelompok separatis yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) sepakat untuk mengakhiri perebutan kekuasaan di wilayah selatan negara tersebut.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Mohammed melalui saluran televisi nasional pada Selasa (5/11), seperti yang dimuat di Al Jazeera.


"Perjanjian ini akan membuka stabilitas di Yaman. Kerajaan Arab Saudi mendukung Anda," kata Putra Mahkota Arab Saudi tersebut dalam seremoni penandatanganan Perjanjian Riyadh.

Lebih lanjut, menurut Mohammed, Perjanjian Riyadh merupakan langkah penting untuk mengakhiri konflik berdarah selama empat tahun di Yaman.

Dalam perjanjian tersebut, terjadi perombakan besar-besaran di tubuh pemerintahan Yaman. Di mana mantan separatis dan angkatan bersenjata akan ditempatkan di bawah kendali pemerintah.

Menanggapi perjanjian tersebut, Pakar Yaman di Crisis International Group, Peter Salisbury mengatakan perjanjian itu dapat memecahkan dua masalah jangka pendek jika berhasil dilaksanakan.

Salisbury juga mengungkapkan perjanjian tersebut dapat mencegah perang antara separatis selatan dan pemerintahan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi. (09riz)

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya