Berita

Aksi unjuk rasa di Irak/Net

Dunia

Unjuk Rasa Telan 260 Korban Jiwa, Pemerintah Irak Pertimbangkan Rombak Konstitusi

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Irak akhirnya bersedia melakukan dialog pertama untuk membahas amandemen konstitusi yang dituntut habis-habisan oleh para pengunjuk rasa belakangan ini.

Selasa (5/11), komite parlemen yang baru dibentuk pada bulan lalu melakukan pertemuan pertama untuk mengawasi rancangan perubahan konstitusi. Hal ini dilakukan untuk menenangkan aksi unjuk rasa yang telah terjadi selama berminggu-minggu di Irak.

"Komite tersebut diwakili oleh tiga komponen utama Irak dan semua minoritas," ujar pejabat Irak kepada The National. Lebih lanjut, ia menjelaskan, komite tersebut harus menyerahkan laporan perubahan yang direkomendasikan ke Parlemen dalam beberapa bulan mendatang.
Pada akhir Oktober lalu, Parlemen Irak sebenarnya telah membuat beberapa keputusan untuk menenangkan pengunjuk rasa. Yaitu menurunkan gaji Parlemen, membentuk komisi konstitusi, dan membubarkan semua dewan provinsi dan lokal di luar wilayah semi-otonomi Kurdistan.

Pada akhir Oktober lalu, Parlemen Irak sebenarnya telah membuat beberapa keputusan untuk menenangkan pengunjuk rasa. Yaitu menurunkan gaji Parlemen, membentuk komisi konstitusi, dan membubarkan semua dewan provinsi dan lokal di luar wilayah semi-otonomi Kurdistan.

Namun, keputusan tersebut tak memuaskan para pengunjuk rasa. Karena dianggap terlalu sedikit dan terlambat. Mereka bahkan menolak pemilihan umum awal yang diajukan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi.

Kegeraman pengunjuk rasa juga diperparah dengan adanya laporan kekerasan yang dilakukan pasukan keamanan dan diputusnya akses internet di Baghdad pada Selasa (5/11).

Setidaknya 260 orang tewas dalam unjuk rasa yang berlangsung sejak awal Oktober lalu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya