Berita

Dialog HAM antara Indonesia dengan Norwegia/Kemlu

Dunia

Aktif Di Berbagai Forum Internasional, Indonesia Siap Berkomitmen Penuh Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 11:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai negara anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2020-2022, Indonesia siap dan selalu berkomitmen penuh untuk mengkampanyekan HAM melalui berbagai forum internasional, bilateral, maupun multilateral.

Hal ini yang kemudian membuat Indonesia  melanjutkan Dialog HAM Bilateral antara Republik Indonesia-Norwegia di Norwegia, Senin (4/11). Demikian diungkapkan Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, Achsanul Habib.

"Pertemuan tahunan Dialog HAM RI-Norwegia telah memberikan kontribusi besar dalam penguatan hubungan antara kedua negara. Lebih lanjut, Indonesia tetap berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam melakukan kerja sama multilateral di bidang HAM," ujar Achsanul seperti yang dimuat di laman resmi Kemlu, Rabu (6/11).


Agenda pertemuan kali ini sendiri difokuskan pada beberapa hal. Seperti hak-hak anak, kebebasan beragama atau kepercayaan dan kebebasan berbicara, serta beberapa isu lain yang berkaitan dengan HAM kontemporer yang terjadi di antara dua negara.

Sebagai calon negara anggota Dewan HAM, Indonesia juga mengungkapkan siap untuk merealisasikan tujuan-tujuan bersama untuk mengkampanyekan HAM di dunia. Selain itu, Indonesia juga akan menjalankan perannya dalam memastikan tidak ada politisasi, standar ganda, dan selektivitas yang dapat memengaruhi kinerja dari Dewan HAM.

Selain Kemlu, dalam pertemuan tersebut delegasi RI juga diisi pejabat Kedutaan Besar RI di Oslo; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; dan Kementerian Agama.

Selain pertemuan tersebut, delegasi Indonesia juga akan menghadiri rangkaian kegiatan the 19th Informal Asia Europe Meeting (ASEM) Seminar on Human Rights: Human Rights Education and Training di Tromso, Norwegia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya