Berita

KTT ASEAN Plus Three APT ke-22/Net

Dunia

Hadiri KTT ASEAN Plus Three, Presiden Jokowi Bahas Penguatan Cadang Devisa

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 19:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan tingkat tinggi (KTT) ASEAN Plus Three (APT) ke-22 dengan tiga negara Asia Timur.

Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan Perdana Menteri China Li Keqiang.

Di hadapan ke-12 pemimpin negara, Jokowi mengatakan, mekanisme APT yang bertahan lebih dari dua dekade ini telah tumbuh menjadi mekanisme yang solid.


"Terutama, dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penguatan cadangan devisa, ketahanan pangan, respons tanggap darurat bencana hingga deteksi awal krisis ekonomi," tulis Jokowi lewat akun Instagramnya, Senin (4/11).

Jokowi menambahkan, APT dapat dijadikan jangkar stabilitas keamanan dan kesejahteraan di tengah rivalitas geopolitik dan geoekonomi yang melanda dunia.

Bahkan di sektor ekonomi, lanjut Jokowi, saat ini kawasan tengah dihantui ancaman resesi yang diperparah dengan meningkatnya proteksionisme dan ketidakpastian penyelasian perang dagang.

"Untuk menyikapi dinamika tersebut, penting bagi kita memperkuat saling percaya (strategic trust) dan soliditas. Jika soliditas APT rapuh, maka stabilitas keamanan, perdamaian, dan kemakmuran kawasan menjadi taruhan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya