Berita

PM India saat bertemu Presiden Jokowi, di Bangkok/Net

Dunia

Ditemui Jokowi Di Bangkok, PM India Janji Tak Akan Diskriminasi Sawit Indonesia

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Usai pertemuan tingkat tinggi (KTT) ASEAN dan India ke-16, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam Impact Forum, Bangkok, Thailand, Minggu siang (3/11).

Dalam kesempatan itu, Modi kembali memberikan dukungannya terhadap ekonomi ASEAN dan mengapresiasi Jokowi yang telah membuat proposal ASEAN Outlook yang sekarang telah diadopsi oleh semua negara ASEAN.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi saat melakukan Media Briefing usai kegiatan hari kedua KTT ASEAN di Bangkok, Minggu sore (3/11), seperti yang dimuat dalam laman resmi Setkab.


“PM Modi mengatakan bahwa konsep yang ada di Presiden Jokowi exactly mirroring, jadi hampir sama dengan konsep yang dimiliki oleh PM Modi,” tutur Retno.

Lebih lanjut, disampaikan oleh Retno, dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua negara telah menyampaikan upaya kerja sama ekonomi. Dalam hal ini, Jokowi kemudian membahas persoalan sawit yang tengah mengalami diskriminasi.

“Presiden membahas mengenai masalah sawit. Intinya adalah PM Modi siap memberikan treatment yang fair terhadap sawit Indonesia,” terang Menlu.

Di akhir pembicaraan, Retno menjelaskan, Modi juga mengapresiasi respons positif Indonesia sebagai bagian dari 12 founding members Global Coalition for Disaster Resilient Infrastructure (CDRI) yang diluncurkan pada 25 September 2019 di PBB.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya