Berita

Delegasi Indonesia bertemu dengan delegasi IMF/Setkab

Dunia

Di Tengah Pelambatan Ekonomi Global, Managing Director IMF Puji ASEAN

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 10:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertemuan antara delegasi Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan pihak International Monetary Fund (IMF) yang dipimpin Managing Director Kristalina Georgieva di sela-sela KTT ASEAN mendapat perhatian publik.

Pasalnya, utang luar negeri yang dimiliki oleh Indonesia sudah mengkhawatirkan. Bahkan menurut Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fathan Subkhi pada Senin (28/10), porsi utang luar negeri Indonesia sudah menjadi yang paling tinggi di antara negara-negara Asia.

Namun, menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pertemuan antara Presiden Jokowi dan Georgieva pada Minggu pagi (3/11) ini untuk melakukan tukar pikiran mengenai masalah situasi ekonomi global maupun kawasan.


"Managing Director IMF menyampaikan bahwa ekonomi dunia mengalami slow down dan pertumbuhan mengalami pertumbuhan yang terendah dalam satu dekade, banyak sekali uncertainties,” kata Retno kepada wartawan dalam Media Briefing usai kegiatan hari kedua KTT ASEAN di Bangkok, Thailand, Minggu sore (3/11).    

Retno menerangkan, bahwa Georgieve menilai situasi ekonomi ASEAN cenderung lebih baik. “To be more exact, beliau mengatakan bahwa ekonomi ASEAN masih berada di bright spot in the world economy, bright spot-nya ada di ASEAN,” sambung Menlu.

Di samping itu, menurut penuturan Retno, Jokowi menyampaikan untuk lima tahun ke depan, prioritas yang akan dilakukan Indonesia difokuskan kepada human capital development dan pembangunan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya