Berita

Peserta Tour de Borobudur/RMOL

Bisnis

BTN Dukung Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 22:09 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendukung program pengembangan 10 destinasi wisata prioritas oleh pemerintah untuk menggenjot devisa. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam kegiatan Tour de Borobudur.

Direktur BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, dukungan perseroan terhadap sektor pariwisata sangat besar. Bahkan, 10% dari total jumlah kredit BTN disalurkan kepada sektor tersebut.

"Program pariwisata ini kan salah satunya adalah hotel dan ini masuk bagian dari properti. Selain itu, BTN banyak membantu merenovasi dan membantu Kredit Usaha Kecil yang sifatnya membangun UMKM berkaitan dengan pariwisata," ujar Mahelan usai melepas peserta Tour de Borobudur di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (3/11).


Untuk sektor infrastruktur yang terkait dengan pariwisata,  kata Mahelan, BTN juga telah menyalurkan kredit ke PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II sekitar Rp2 triliun untuk pengembangan bandara. Jika bandara tersebut rampung dan beroperasi, maka akan banyak proyek di daerah sekitar yang bisa dibiayai oleh BTN seperti kredit konstruksi hotel ataupun pembangunan home stay.

Menurut Mahelan, banyak ragam yang bisa dilakukan BTN dalam mendukung sektor pariwisata, salah satunya melalui program KPR Mikro dan KPR ABCG.  

"Kita sudah banyak membangun daerah-daerah pariwisata dan model-model kolaborasi komunitas dan juga banyak program-progran lain yang telah dilakukan yang tentunya akan mendorong kehidupan masyarakat lebih baik lagi," tambah dia.

Mengenai kegiatan Tour de Borobudur, Mahelan mengaku dukungan BTN terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perseroan terhadap sport tourism. Dengan sport tourism ini harapannya brand awarness BTN tetap kuat.
Mahelan menuturkan di kawasan Borobudur, BTN ikut membangun ekonomi masyarakat melalui pendirian Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang membina kerajinan gerabah dan memiliki 12 kamar homestay.

"Kami juga berharap bisa mendukung hal serupa di Mandalika dan Labuan Bajo serta daerah wisata lainnya," katanya.

Tour de Borobudur 2019 dibagi dalam dua etape. Pada Sabtu, 2 November 2019,  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas pembalap sepeda peserta Tour de Borobudur 2019 dari kawasan Kota Lama Semarang. Kemudian pada Minggu 3 November 2019, Ganjar juga melepas peserta Tour de Borobudur 2019 dari kawasan De'Tjolomadoe, Surakarta.

Ganjar menjelaskan, peserta Tour De Borobudur 2019 akan menempuh jarak 265 km, melintas di 11 daerah di Jawa Tengah, termasuk enam objek wisata andalan provinsi tersebut.

Pada hari pertama, Sabtu 2 November 2019, Tour de Borobudur melintasi rute Kota Semarang-Demak-Grobogan-Kabupaten Semarang-Kota Salatiga-Boyolali dan berakhir di De'Tjolomadoe Karanganyar. Sementara pada hari kedua Minggu 3 November para pebalap memulai balapan dari De'Tjolomadoe menuju Klaten dan finis di Borobudur.

Total ada sekitar 1.700 pebalap dari dalam dan luar negeri meramaikan pesta bersepeda tahunan ini yang juga mengangkat konsep "go green" tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya