Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Layanan Dasar Buruk, Ribuan Warga Blokade Pelabuhan

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 15:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa Irak makin tidak terkendali. Ribuan pengunjuk rasa berkumpul menghalangi jalan menuju pelabuhan utama, Umm Qasr di Teluk Irak, pada Sabtu (2/11).

Tidak hanya berkumpul, para pengunjuk rasa juga membakar ban dan memasang balok beton di sekitar pelabuhan Umm Qasr. Sehari sebelumnya, pengunjuk rasa telah melakukan aksi duduk di pelabuhan yang sama.

Alhasil, seperti yang dimuat Al Jazeera, operasi pelabuhan yang digunakan untuk keluar-masuk produk agrikultur harus terhenti sejak Rabu (30/10).


"Para pengunjuk rasa marah, mereka mengatakan bahwa pendapatan pelabuhan dialihkan dari kota mereka dan meninggalkan mereka dengan layanan dasar yang buruk," ujar koresponden Al Jazeera, Natasha Ghoneim yang mengurai alasan pelabuhan menjadi target unjuk rasa.

Sementara itu, menurut Ghoneim, menurut laporan media lokal, sekitar 100 orang terluka dalam unjuk rasa selama sembilan hari berturut-turut yang melanda Irak. Banyaknya korban dalam aksi ini dikarenakan adanya bentrokan dengan petugas keamanan.

Para pengunjuk rasa pertama-tama memblokir pintu masuk pelabuhan dengan mencegah truk-truk agkutan masuk.

"Mereka membawa tanda-tanda yang mengatakan, “Iran keluar dari urusan Irak” dan “Pemerintah Irak dibuat oleh Iran”,” ujar Ghoneim.

Ghoneim menjelaskan, unjuk rasa yang dipicu dengan buruknya ekonomi ini juga diperparah dengan adanya tuduhan campur tangan asing dari Amerika Serikat dan Iran serta dugaan korupsi pemerintah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya