Berita

Bom mobil di Suriah/Net

Dunia

13 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Mobil Di Suriah

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan bom mobil terjadi di perbatasan Turki dan Suriah. Bom itu meledak di Kota Tal Abyad dan menewaskan setidaknya 13 orang serta melukai 20 orang lainnya.

Kementerian Pertahanan Turki mengutuk keras serangan yang mereka duga dilakukan oleh para pejuang Kurdi. Kementerian juga meminta masyarakat internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap pasukan YPG Kurdi yang dianggap sebagai teroris.

Meski demikian, tidak ada klaim tanggung jawab dari pasukan YPG Kurdi terkait dengan serangan bom mobil tersebut seperti yang dimuat The Guardian, Sabtu (2/11).
 

 
Sebelumnya di hari yang sama, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengungkapkan, para pejuang Kristen akan mengawasi wilayah Suriah utara di mana pasukan yang didukung oleh Turki telah bentrok dengan milisi yang dipimpin Kurdi.

SDF menyatakan penyebaran akan dilakukan di desa-desa yang dekat dengan Kota Tal Tamr di wilayah sungai Khabur yang diisi oleh komunitas Asyur.

Pengumuman SDF ini hanya berselang sehari setelah Turki dan Suriah mengadakan patroli gabungan yang telah disepakati dalam perjanjian Sochi, di mana Turki akan menghentikan invasinya jika pejuang Kurdi pindah dari perbatasan sepanjang 30 km.

Namun, setelah Turki memulai operation peace spring. Sekitar 200 ribu orang telah pindah dari Suriah utara. Hal ini membuat desa-desa Kristen khawatir akan terkena hal yang sama.

Di Suriah, umat Kristen berjumlah 10 persen dari populasi atau sejumlah 23 juta. Mereka hidup berdampingan secara damai dengan mayoritas Muslim dan menikmati kebebasan beribadah di bawah pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya