Berita

Kerja sama antarnegara ASEAN terus ditingkatkan/Net

Dunia

Tingkatkan Konektivitas, ASEAN Kembangkan 19 Proyek Initial Pipeline

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

ASEAN terus meningkatkan konektivitas antara negara-negara angotanya. Dalam pertemuan tingkat tinggi ASEAN, Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) mengumumkan Jalur Pipa Prioritas Awal dari Proyek Infrastruktur ASEAN atau Initial Pipeline, Sabtu (2/11).

Dalam Initial Pipeline yang diumumkan oleh ACC, ada 19 proyek potensial yang bernilai investasi 15 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 209 triliun (Rp 13.989/dolar AS). Meliputi sektor transportasi, energi, dan digital seperti yang dimuat dalam laman resmi ASEAN.

Initial Pipeline ini adalah bagian implementasi dari Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2025. Dengan proyek ini, negara-negara anggota ASEAN akan memperkuat kerja sama dalam infrastruktur berkelanjutan. Nantinya, bila ada perkembangan, proyek dapat ditambahkan atau ditarik dari Pipeline.


Dengan adanya Initial Pipeline, diharapkan akan menarik lebih banyak investasi guna meningkatkan pergerakan orang, barang, jasa, dan inovasi di seluruh wilayah ASEAN. Hal yang sama juga diungkapkan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pamudwinai.

"(Saya berharap proyek ini akan menarik) investasi kuat yang akan membantu meningkatkan konektivitas regional secara konkret, mendukung transportasi, koridor-koridor ekonomi dan keberlanjutan kami di seluruh wilayah, serta mempersiapkan ASEAN untuk sinergi konektivitas yang lebih baik dan lebih luas," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bank Dunia juga telah menyatakan dukungan teknis pendanaan dalam mengembangkan Initial Pipeline yang disambut hangat oleh para negara anggota ASEAN.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya