Berita

Indonesia dukung UNAMID tetap bekerja hingga tahun depan/Net

Dunia

Lewat Konsensus Dewan Keamanan PBB, Indonesia Dukung Perpanjangan Misi UNAMID

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 09:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia mendukung pembaruan mandat United Nations-African Union Hybrid Operation in Darfur (UNAMID) selama satu tahun ke depan. Dukungan tersebut tergambar dalam konsensus penerapan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2495 pada Rabu (30/10).

Demikian diungkapkan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam laman resminya. Dukungan Indonesia ini membulatkan suara ke-15 anggota Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi Resolusi 2495 dengan memperpanjang misi UNAMID di Sudan.

Dilansir dari laman resmi PBB, nantinya, misi PBB di Sudan ini akan berlangsung hingga 31 Oktober 2020. Adapun pasukan dan polisi akan dikerahkan hingga 31 Maret 2020 untuk menjaga semua objek vital di Darfur.


Dalam resolusi tersebut, Dewan memutuskan agar prioritas mandat mencakup dukungan untuk proses perdamaian dan kegiatan pembangunan. Sebagaimana direkomendasikan dalam laporan khusus Komisi Uni Afrika dan Sekretaris Jenderal PBB.

Misi ini juga akan fokus pada perlindungan warga sipil, fasilitas bantuan kemanusiaan, pemantauan hak asasi manusia, dan dukungan untuk kembalinya para pengungsi secara sukarela. Dewan juga mendesak agar Pemerintah Sudan mematuhi komitmennya untuk menggunakan semua sarana dan prasarana milik tim UNAMID yang diserahkan secara eksklusif untuk tujuan sipil.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penyambutan negosiasi damai yang terjadi pada 14 Oktober lalu. Hingga nantinya tercapai perdamaian yang komprehensif dan memungkinkan UNAMID sepenuhnya mundur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya