Berita

Pesawat/Net

Dunia

Usai Diinspeksi AS, Boeing 737NG Diprediksi Senasib 737MAX

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 01:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Boeing tengah kelimpungan. Pasalnya pesawat baru mereka, 737 Next Generation (NG) diprediksi bakal menyusul nasib 737 MAX yang di-grounded.

Prediksi itu mencuat setelah otoritas penerbangan AS menginspeksi seluruh pesawat 737NG di dunia dan menemukan retakan kecil di 50 pesawat.

Dikatakan oleh Jurubicara Boeing pada Kamis (31/10), sekitar 1.000 pesawat 737NG di seluruh dunia sudah diinspeksi. Hasilnya, otoritas penerbangan AS menemukan celah keamanan di kurang dari 5 persen dari jumlah tersebut atau 50 pesawat.


Dilaporkan Associated Press, inspeksi yang dilakukan oleh otoritas penerbangan AS pada bulan ini mencakup Boeing 737NG yang sudah memiliki catatan terbang lebih dari 30.000 kali.

Otoritas tersebut kemudian melaporkan garpu acar yang membantu menghubungkan sayap ke badan pesawat 737NG bisa rentan terhadap keretakan.

Hal yang serupa juga diungkapkan oleh Qantas Airlines. Kamis (31/10), Qantas mengungkapkan pihaknya menemukan kesalahan pada pesawat yang bahkan belum terbang lebih dari 27.000 kali.

Saat ini, Boeing memang tengah menghadapi gempuran kritik. Pekan ini, kepala eksekutif perusahaan pesawat terbesar di dunia itu, Dennis Muilenburg mengakui kesalahannya perihal kecelakaan 737MAX yang menewaskan lebih dari 300 orang di Indonesia dan Ethiopia.

Sementara pada Rabu (30/10), Muilenburg yang bersaksi di hadapan Komite Transportasi dan Infrastruktur Dewan Perwakilan Rakyat AS mendapatkan tudingan bahwa perusahaannya tidak terbuka atas dua kecelakaan itu.

Boeing 737NG yang kependekan dari Next Generation adalah nama yang diberikan untuk varian seri 600, 700, 800, 900 dari. Boeing 737NG sendiri merupakan generasi ketiga dari 737, mengikuti model seri 300, 400, 500.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya