Berita

Kebakaran yang melanda Kastil Shuri/Net

Dunia

Okinawa Dilanda Kebakaran Hebat, Situs Bersejarah Warisan Dunia Terancam Rusak

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 11:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran hebat terjadi di pulau bagian selatan Jepang, Okinawa, pada Kamis pagi (31/10). Akibatnya sebuah situs bersejarah Warisan Dunia UNESCO berpotensi rusak berat.

Menurut pejabat setempat, api menyambar Kastil Shuri yang menjadi objek terpenting dalam situs tersebut. Tidak hanya kastil, seluruh kompleks situs yang menjadi salah satu Warisan Dunia tersebut juga dilalap si jago merah.

"Penyebab kebakaran belum diketahui tetapi alarm perusahaan keamanan berbunyi sekitar pukul 2.30 pagi," ujar Jurubicara Kepolisian Prefektur Okinawa, Ryo Kochi, seperti dikutip Channel News Asia.


Kochi menuturkan, kebakaran dimulai dari kuil utama yang kemudian dengan cepat menyebar ke semua struktur utama. Hingga berita ini dimuat oleh Channel News Asia, petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan api. Namun tidak ada laporan korban jiwa maupun terluka.

Sementara itu, Kochi menyampaikan, pada 27 Oktober lalu ada acara wisata di kastil dan masih ada beberapa pekerjaan yang masih dilakukan di sana hingga pukul 1 pagi. Namun belum diketahui apakah itu terkait dengan awal mula kebakaran atau tidak.

Dari tayangan televisi, terlihat api berwarna oranye menyambar-nyambar di Kastil Shuri yang berasal dari Kerajaan Ryukyu dan diyakini telah digunakan sejak tahun 1400-an. Saat ini, kastil tersebut diketahui masih dalam proses rekonstruksi di beberapa bagian.

"Itu adalah situs Warisan Dunia yang mewakili Okinawa. Lebih dari segalanya, saya sangat khawatir tentang kenyataan banyak warga Naha tinggal di daerah tetangga, dan saya telah menerima laporan bahwa kebakaran itu mungkin mengancam penduduk di sana," ujar Walikota Naha, Mikiko Shiroma.

Kota Naha, kata Shiroma, akan melakukan segala upaya untuk memadamkan api. Menurut Kyodo, hampir selusin mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya