Berita

Adhie Massardi/Net

Politik

Kalau Radikalisme Menguat, Jokowi Harus Tanya Kerjaan BPIP Ngapain Aja

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 01:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Isu radikalisme terus didengungkan pemerintah. Menteri Agama Fachrul Razi bahkan mengaku mendapat tugas khusus dari Presiden Joko Widodo untuk memberantas radikalisme.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi secara satire turut mengomentari isu yang belakangan memenuhi ruang publik tersebut.

“Radikalisme kian menguat. Kita percaya saja,” sindirnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (29/10).


Menurutnya, dengan kepercayaan yang diberikan rakyat mengenai kekhawatiran pemerintah itu, Jokowi harus segera memanggil para pengurus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Sebab badan ini memiliki tugas membantu presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dengan kata lain, radikalisme yang bertentangan dengan ideologi Pancasila merupakan bagian dari kerja badan tersebut.

“(Jadi) presiden harus segera panggil Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tanya, “apa kerja kalian? Kalau tahun depan radikalisme tak juga menurun, saya copot!”,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya