Berita

Pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki/Net

Dunia

Tenggat Tinggal Sehari, Pasukan YPG Kurdi Belum Sepenuhnya Pergi Dari Suriah

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 13:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan YPG Kurdi belum sepenuhnya meninggalkan timur laut Suriah, sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya. Demikian diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Senin (28/10).

"Ada orang yang telah pergi, elemen-elemen rezim (Suriah) membenarkan hal ini. Rusia juga mengkonfirmasi hal ini. Tetapi tidak mungkin untuk mengatakan bahwa mereka semua telah pergi," ujar Cavusoglu seperti yang dimuat Reuters.

Dalam perjanjian yang ditengahi Presiden Rusia, Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setuju untuk membiarkan pasukan YPG Kurdi pergi sejauh 30 km dari perbatasan Suriah dan Turki mulai Rabu (23/10).


Selain itu, enam hari setelah proses pemindahan pasukan YPG atau Selasa (29/10), pasukan Rusia dan Turki akan mulai patroli bersama di jalur sepanjang 10 km yang akan menjadi zona aman yang selama ini digadang-gadang oleh Turki.

Jika YPG tidak memenuhi perjanjian tersebut, maka Cavusoglu mengatakan pasukan pimpinan Turki akan "membersihkan para teroris ini".

"Sekarang, delegasi militer Rusia akan datang (ke Turki). Teman-teman kita akan membahas situasi terkini mengenai masalah penarikan dan pada akhir 150 jam (Selasa) bagaimana patroli itu, apa yang akan kita lakukan bersama, langkah apa yang akan kita ambil," tambahnya.

Jika sesuai rencana, patroli gabungan itu akan dimulai dari Sungai Eufrat ke timur menuju perbatasan Irak. Kecuali untuk kota Qamishli yang dikuasai Kurdi, yang mencakup sebagian dari apa yang disebut "zona aman" yang dicanangkan oleh Turki.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya