Berita

Pasukan AS kerap jadi target serangan/Net

Dunia

Pangkalan Militer AS Di Irak Jadi Target Serangan Mortir

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Manuver-manuver militer yang dilancarkan Amerika Serikat di Timur Tengah seolah tidak pernah ada habisnya. Tingginya aktivitas militer AS di kawasan itu juga membuat mereka kerap kali menjadi target serangan pihak lawan.

Seperti ketika tiga buah mortir menghantam sebuah pangkalan militer pasukan AS di bagian utara Baghdad pada Senin malam (28/10). Serangan ini hanya berselang sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tewasnya pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi pada Minggu (27/10).

"Dua mortir mendarat di dalam pangkalan Taiji dan meledak, yang ketiga mendarat di luar dan tidak meledak," ujar sebuah sumber keamanan yang tidak disebutkan identitasnya seperti yang dimuat Press TV.


Tidak ada yang mengklaim serangan tersebut. Pun tidak ada laporan mengenai kerusakan ataupun korban dalam serangan mengejutkan itu.

Selain bertepatan setelah pengumuman tewasnya pemimpin ISIS, serangan tersebut juga terjadi ketika gelombang protes antipemerintah melanda Irak, terutama di Baghdad.

Pagi di hari yang sama dengan aksi pengiriman mortir, pemerintah memberlakukan jam malam di Baghdad. Jam malam tersebut berlaku dari tengah malam hingga 6 pagi dan berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.

Jam malam diberlakukan setelah para siswa ikut bergabung dalam aksi protes yang berakhir kerusuhan di Baghdad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya