Berita

Ilustrasi bangunan yang rusak akibat gempa di Filipina/Net

Dunia

Gempa Berkekuatan 6,8 SR Guncang Filipina

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai negara yang masuk ke dalam wilayah cincin api, Filipina memang kerap diguncang gempa. Seperti yang terjadi pada Selasa pagi tadi (29/10), negara kepulauan di Asia Tenggara ini diguncang gempa berkekuatan besar.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa tersebut terasa di Mindanao bagian selatan dengan kekuatan 6,8 Skala Richter (SR). Sementara menurut Ahli gempa Filipina, gempa tersebut berkekuatan 6,4 SR.

Dilansir dari Associated Press, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa ini. Diperkirakan, gempa ini berpusat di dekat kota Kisante, kurang dari 100 km dari Kota Davao, Mindanao, dengan kedalaman 50 km.


Gempa hari ini merupakan kali kedua yang terjadi pada bulan ini. Pada awal bulan ini, Filipina juga telah diguncang gempa berkekuatan besar, yaitu 6,3 SR. Gempa tersebut menewaskan 5 orang dan merusak beberapa bangunan, termasuk sekolah.

Sementara pada Juli lalu, dua gempa bumi terjadi di waktu yang berbeda menghantam pulau-pulau di Selat Luzon, Filipina bagian utara. Gempa tersebut menewaskan 8 orang.

Diketahui, gempa menjadi "makanan" sehari-hari warga Filipina. Aktivitas seismik ini terjadi karena Filipina terletak di Cincin Api Pasifik, cincin patahan aktif di sekitar Samudra Pasifik yang kerap memunculkan gempa.

Gempa mengerikan pernah terjadi di Filipina pada 1990. Pada saat itu gempa berkekuatan 7,7 SR menewaskan hampir 2.000 orang. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya