Berita

Anjing yang berjasa dalam perburuan Baghdadi/Net

Dunia

Trump Rilis Foto Anjing Pahlawan Di Balik Operasi Perburuan Pemimpin ISIS

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 08:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan fot salah satu pahlawan yang berperan penting dalam operasi perburuan pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi. Pahlawan itu adalah seekor anjing yang tidak disebutkan namanya.

Dalam sebuah cuitan di Twitter Trump mengatakan bahwa anjing yang memiliki bulu berwarna hitam itu merupakan bagian dari operasi perburuan Baghdadi yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Suriah pekan lalu.

Perburuan itu berhasil menemukan keberadaan Baghdadi yang kemudian meledakkan bom bunuh diri setelah terpojok oleh pasukan Amerika Serikan di sebuah terowongan.
Akibatnya, Baghdadi dan ketiga anaknya meninggal dunia di lokasi.

Akibatnya, Baghdadi dan ketiga anaknya meninggal dunia di lokasi.

Dalam cuitannya, Trump mengatakan bahwa anjing itu juga ikut terluka ketika mengejar Baghdadi di jalan buntu.

"Kami telah mendeklasifikasi gambar anjing yang indah (nama tidak diklasifikasikan) yang melakukan pekerjaan besar dalam menangkap dan membunuh Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi," tulis Trump di akun Twitternya pada Senin sore (28/10).

Anjing itu diyakini telah diturunkan ke terowongan oleh pasukan Amerika Serikat setelah dikhawatirkan bahwa Baghdadi mengenakan rompi bunuh diri. Dugaan tersebut benar, Baghdadi memang mengenakan rompi bunuh diri dan meledakkannya di terowongan.

Trump mengatakan, akibat ledakan itu, terowongan tersebut runtuh.

"(Baghdadi) mencapai ujung terowongan, ketika anjing-anjing kami mengejarnya," kata Trump, seperti dikabarkan CNN.

Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat anonim mengatakan bahwa anjing itu merupakan bagian dari pasukan Delta Angkatan Darat, yang melakukan operasi tersebut. Anjing itu diyakini telah terluka akibat sengatan listrik dan saat ini sedang dalam pemulihan.

Trump memuji anjing tersebut dengan menyebutnya cantik dan berbakat. Meski begitu nama dan jenis anjing tersebut tidak dirilis ke publik.

"Ini operasi Delta, kami tidak bisa memberi tahu Anda nama anjing itu," kata seorang pejabat pertahanan kepada CNN.

Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley juga menolak menyebutkan nama anjing yang disebut K-9 itu.

"Kami tidak merilis nama anjing itu sekarang. Anjing itu masih di teater. Anjing, K-9, anjing pekerja militer, melakukan layanan yang luar biasa seperti yang mereka semua lakukan dalam berbagai situasi," ujarnya.

Ini bukan pertama kalinya angkatan bersenjata Amerika mengandalkan seekor anjing untuk cadangan dalam operasi yang menargetkan teroris. Pada tahun 2011, seekor anjing bernama Kairo ikut serta dalam serangan yang menyebabkan kematian Osama bin Laden. Kairo mengamankan area di sekitar kompleks bin Laden sementara Navy SEAL masuk.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya