Berita

Menteri Luar Negeri ketiga negara/Net

Dunia

Di Sela Pertemuan GNB, Yordania, Mesir Dan Irak Bahas Sengketa Sungai Nil

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di sela-sela pertemuan tingkat tinggi Gerakan Non-Blok (GNB), Menteri Luar Negeri dari Yordania, Mesir, dan Irak mengadakan pertemuan trilateral di di Baku, Azerbaijan, Jumat (25/10).

Dalam kesempatan itu, ketiganya membahas langkah-langkah lebih lanjut mengenai petemuan antara Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi, Raja Yordania Abdullah II, dan Presiden Irak Barham Salih di New York pada September lalu.

Dilansir dari Al Awsat, para menteri membahas cara meningkatkan hubungan ekonomi, pembangunan dan budaya, serta melanjutkan konsultasi politik di antara ketiga negara. Mereka juga membahas keamanan regional terkait Palestina, krisis Suriah, Yaman, dan Libya, serta perang melawan terorisme.


Selain itu, pertemuan itu juga dimanfaatkan Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry untuk membahas Grand Ethiopia Renaissance Dam (GERD). Dalam hal ini, Shoukry mengatakan bahwa Mesir berupaya mencapai kesepakatan yang mengikat yang menjamin hak-hak ketiga negara berdasarkan hukum internasional dan aturan legitimasi internasional.  

Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi dan Menteri Luar Negeri Irak, Mohamed al-Hakim pun telah menyatakan dukungan untuk Mesir dalam menjaga hak-haknya atas perairan Sungai Nil dan menyelesaikan perselisihannya dengan Ethiopia mengenai Bendungan Renaissance Besar Ethiopia (GERD) melalui negosiasi.

Ketiga menteri kemudian membahas persiapan konferensi tentang pembentukan zona Timur Tengah yang bebas dari senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya yang akan diadakan pada bulan November di New York.  

Mereka juga sepakat bahwa pertemuan menteri berikutnya akan diadakan di Amman pada bulan November, sebagai persiapan untuk pertemuan tiga pihak di antara para pemimpin ketiga negara di Baghdad. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya