Berita

Komandan Mazloum Abdi, Presiden AS Donald Trump, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Repro

Dunia

Soal Suriah, Erdogan Dan Trump Rebutan Komandan SDF Kurdi

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikan Donald Trump terlibat perselisihan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan perihal penyerahan pimpinan pasukan Kurdi, Komandan Mazloum Abdi.

Dilansir Al Jazeera, AS dituntut menyerahkan Abdi pada Kamis (24/10) setelah Trump mengirimi Erdogan surat pada 9 Oktober lalu. Dalam surat tu, Trump mengatakan Abdi bersedia bernegosiasi dengan Erdogan dan membuat konsesi bersama.

Saat diwawancarai oleh TRT pada Kamis malam (24/10), Erdogan menyebut telah menginstruksikan menteri kehakimannya untuk mengambil langkah yang diperlukan guna ekstradisi Abdi.


"Dengan AS, kami memiliki perjanjian ekstradisi. AS harus menyerahkan orang ini kepada kami," ujarnya.

Sementara itu, AS sendiri tengah mempercepat visa Abdi agar dapat melakukan perjalanan ke Washington dan menjelaskan apa yang terjadi di Suriah sebagai pemimpin militer SDF.

Dalam konferensi pers di Qamishli, Abdi yang juga dikenal sebagai Ferhat Abdi Sahin dan Mazloum Kobane mengaku sedang dalam pembicaraan dengan Rusia dan AS untuk melindungi rakyat Kurdi dari serangan Turki.

Dalam sebuah unggahannya di Twitter, Trump mengonfirmasi telah berbicara dengan Abdi.

"Saya sangat menikmati percakapan saya dengan General Mazloum Abdi. Dia menghargai apa yang telah kita lakukan, dan saya menghargai apa yang telah dilakukan oleh Kurdi. Mungkin sudah waktunya bagi Kurdi untuk mulai menuju ke wilayah minyak".

Sejak Turki menyerang pasukan Kurdi, lebih dari 180.000 orang Kurdi terlantar tanpa perlindungan, terutama setelah Trump menarik pasukannya dari Suriah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya