Berita

Protes di Chili/Net

Dunia

Demo Chili, Satu Juta Orang Turun Ke Jalan

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 10:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Chili, Santiago dikerubungi oleh massa. Tak tanggung-tanggung, satu juta orang turun ke jalanan menuju alun-alun untuk menyuarakan protes damai.

Sembari meniup peluit, memainkan alat musik, dan membawa bendera Chili, kerumunan pengunjuk rasa mulai dari anak kecil, pelajar, hingga orang dewasa seakan di giring ke alun-alun, Sabtu (26/10).

Tujuannya tidak lain sebagai protes untuk menuntut perubahan di tengah kesulitan ekonomi yang melanda negara itu.


"Semua (orang) Chili berbaris di sini," kata Walikota Santiago Karla Rubilar yang memperkirakan massa berjumlah 1 juta orang, seperti yang dilansir oleh Associated Press.

Aksi ini sendiri muncul setelah unjuk rasa berakhir rusuh pada Jumat kemarin (25/10). Ketika itu, pengunjuk rasa yang merangsek masuk ke halaman kongres dibalas dengan tembakan gas air mata dari polisi yang memulai kerusuhan.

Protes-protes sebelumnya pun tidak jauh seperti kerusuhan kemarin. Setidaknya 19 orang tewas sejak unjuk rasa melanda salah satu negara terkaya di Amerika Latin itu. Sementara menurut organisasi hak asasi manusia di sana, lebih dari 2.000 orang telah ditahan dan lebih dari 500 lainnya terluka.

Unjuk rasa sendiri dipicu oleh kenaikan tarif transportasi, khususnya kereta bawah tanah. Protes kemudian berubah menjadi gerakan yang lebih besar atas kesenjangan ekonomi di Chili.

Beberapa waktu lalu, Presiden Chili Sebastian Pinera menolak untuk menarik stasus keadaan darurat nasional. Alih-alih menolaknya, Pinera menurunkan tunjangan parlemen dan menaikan upah minimum di Chili

Menurut profesor ilmu politik di University of Richmond, Jenny Pribble, aksi masal yang dilakukan oleh warga Chili hari ini, kemungkinan besar akan menuntut pengunduran diri Pinera.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya