Berita

Menteri Pertahanan AS Mark Esper sudah berada di Baghdad, Irak/Net

Dunia

Pasukan AS Di Suriah Ngungsi, Mark Esper Kunjungi Irak

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 15:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proses pemindahan pasukan Amerika Serikat dari Suriah ke Irak tak lepas dari keinginan AS untuk menambah pasukannya di negeri tersebut. Dan diperkuat oleh kehadiran Menteri Pertahanan AS Mark Esper di Baghdad.

Tiba di ibukota Irak itu pada Rabu (23/10), Esper mengatakan semua pasukan AS yang meninggalkan Suriah akan pergi ke Irak barat untuk melanjutkan operasi penumpasan kelompok militan Negara Islam (ISIS).

Kata Esper, seperti yang dilansir dari Associated Press, pasukan AS di Irak memiliki dua misi. Pertama untuk membantu Irak melawan ISIS. Kedua, untuk memantau dan melakukan misi kontra-ISIS.


Di Irak sendiri saat ini terdapat lebih dari 5.000 pasukan AS, berdasarkan perjanjian kedua negara. AS pernah menarik pasukannya keluar dari Irak pada 2011 ketika operasi tempur di sana berakhir. Namun pasukan AS kembali lagi setelah ISIS mengambil alih Irak pada 2014.

Meski demikian, Esper mengatakan penempatan pasukan AS di Irak akan bersifat temporer hingga ada keputusan lebih lanjut. Namun, yang janggal dari pemindahan pasukan AS ke Irak ini adalah militer Irak menyatakan pada Selasa (22/10) tidak memberikan izin tinggal.

Merespons hal ini, Esper mengatakan akan berbicara dengan para pemimpin Irak secara langsung.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya