Berita

Fadjroel Rachman/Net

Politik

Ini Pertanyaan Yang Dilayangkan Jokowi Pada Fadjroel Rachman

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 16:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah nama dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan pada hari ini, Senin (20/10). Satu di antara mereka adalah aktivis senior Fadjroel Rachman.

Fadjroel mengaku diundang Jokowi untuk menghadiri acara makan siang. Dalam makan siang itu dia ditemani langsung oleh Mensesneg Pratikno dan mantan Stafsus Presiden, Nico Harjanto.

Dalam makan siang itu, Fadjroel mengaku terlibat sebuah diskusi dengan Jokowi. Diskusi itu mengenai pidato sambutan pelantikan yang disampaikan Jokowi.


Fadjroel mengaku mendapat satu pertanyaan dari mantan walikota Solo itu mengenai pesan dari pidato.  

“Apakah (pidato) bisa ditangkap langsung oleh publik,” tanya Jokowi sebagaimana diutarakan Fadjroel.

Kepada Jokowi, Komisaris Utama PT Adhi Karya itu menguraikan bahwa pidato sambutan sudah secara gamblang menyatakan apa masalah yang dihadapi. Presiden, sambungnya, sudah benar-benar menampilkan diri sebagai seorang pemerintah.

Dia sendiri mengaku paham dengan pesan Jokowi. Ada lima aksi yang harus dilakukan pemerintah untuk mencapai target keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah di 2045.

Di tahun tersebut, Jokowi ingin pendapatan perkapita menjadi Rp 320 juta per tahun atau Rp 27 juta per bulan. Dengan begitu, Indonesia bisa menjadi lima besar negara maju.

“Saya paham betul mengenai 5 action yang disampaikan Pak Jokowi. Pertama, terkait dengan sumber daya manusia, yang kedua infratruktur, yang ketiga terkait dengan birokratisasi, keempat regulasi, dan transformasi ekonomi,” tegasnya.

Fadjroel menyampaikan ke Jokowi bahwa aksi tersebut bisa menjadi legasi besar pasangan Jokowi-Maruf jika benar-benar bisa dijalankan.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya