Berita

Presiden Joko Widodo/RMOL

Politik

Presiden Jokowi Harus Junjung Keadilan Tanpa Pandang Bulu

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 15:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo diharapkan bisa menciptakan keadilan di kepemimpinan periode keduanya.

Menurut pemerhati sosial dari Generasi Optimis (GO) Indonesia, Dhimas Anugrah, pemerintah dan seluruh stakeholder penegak hukum harus menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

"Karena itu pemerintah perlu tegas menjunjung supremasi keadilan. Bukan sekadar supremasi hukum, tapi supremasi keadilan. Karena tujuan adanya kesepakatan hukum adalah terciptanya keadilan di antara masyarakat," ujar Dhimas kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/10).


Dhimas menambahkan, Jokowi harus mewujudkan keadilan di sektor pembangunan.

"Jaminan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi itu bagian dari pelaksanaan keadilan. Keadilan juga terwujud melalui pemerataan pembangunan," imbuhnya.

Dhimas kemudian menyinggung beberapa tokoh yang dipanggil Jokowi ke Istana Negara untuk menerima mandat sebagai menteri di Kabinet Kerja jilid II. Dia berharap, para tokoh yang dipanggil dapat memenuhi panggilan tersebut.

Tak hanya itu, dia juga berpesan jika para pejabat tersebut menjadi menteri maka harus amanah.

"Panggilan menjadi pejabat pemerintah ini panggilan yang mulia, jadi saya harap semua pejabat di bawah pemerintahan Pak Jokowi tidak mencemari panggilan ini dengan korupsi atau penyalahgunaan jabatan," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya