Berita

Arsul Sani/Net

Politik

PPP Merasa Cocok Isi Posisi Menag Dan Menkop

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 03:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap mendapatkan dua slot jatah menteri pada Kabinet Kerja Jilid II Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin.

Hal itu diungkapkan Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10).

Arsul menyatakan, dua pos yang diinginkan adalah Menteri Agama serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).


"Ya (cocok), termasuk tentu Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) juga kan terkait dengan pengembangan ekonomi kerakyatan," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Saya kira semuanya cocok (Menag, Menkop, Bekraf) untuk PPP,  kecuali Menlu aja barangkali," lanjutnya.

Menurut Arsul mengungkapkan Jokowi telah memberikan arahan terkait penyusunan kabinet. Jokowi meminta para pimpinan partai politik tetap berada di Jakarta.

Namun, Arsul mengaku partai berlambang Kabah itu belum mendapatkan undangan dari Jokowi ihwal penyusunan kabinet yang akan dikukuhkan pada Minggu (20/10).

"Yang jelas, terus terang saja, dalam hari-hari sampai pelantikan presiden dan penyusunan kabinet ke depan, tentu pimpinan parpol diharapkan tetap di Jakarta, tidak ke luar Jakarta, ke tempat yang jauh-jauh," demikian Arsul.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya