Berita

Buzzer Jokowi Ninoy Karundeng/RMOL

Politik

Penjelasan PA 212, Ustaz Bernard Abdul Jabar Adalah Penolong Ninoy Karundeng

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Alumni (PA) 212 membantah adanya penculikan dan pengeroyokan terhadap buzzer Jokowi, Ninoy Karundeng di dalam Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat.

Ketua Umum DPP PA 212, Ustaz Slamet Maarif membeberkan proses penyelamatan Ninoy Karundeng yang dilakukan oleh Ustaz Bernard Abdul Jabbar dari massa.

Pada Senin (30/9) siang kata Slamet, Ustaz Bernard berada di Klinik Alihin di daerah Rawa Lumbu, Kota Bekasi untuk berobat hingga pukul 17.00 WIB.


"Kemudian pulang ke rumah, sampai dirumah mendapat info bahwa anaknya ikut aksi bersama mahasiswa, sehingga Ustaz Bernard dan istri jam 19.00 WIB mencari anaknya ke arah Senayan," ucap Ustaz Slamet Maarif kepada wartawan di Sekretariat PA 212, Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, Rabu (9/10).

Pada saat perjalanan, Ustaz Bernard mendapat info bahwa banyak korban dari mahasiswa dan pelajar yang dibawa ke Masjid Al-Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Sehingga Ustaz Bernard dan istrinya menuju Masjid Al-Falah karena di mobil ada peralatan medis P3K," katanya.

Saat membantu korban, tiba-tiba Ustaz Bernard  mendengar keributan karena ada yang diduga penyusup sedang dihakimi massa. Sehingga kata Slamet, Bernard menyelamatkan dan melindungi yang diduga penyusup yakni si Ninoy Karundeng dari amukan massa.

"Bahkan menasehati untuk jangan keluar dulu karena berbahaya sebab di luar massa masih marah. Ninoy juga berterimakasih pada Ustaz Bernard bahkan mencium tangan Ustaz Bernard. Setelah itu Ninoy diajak duduk dan istirahat dengan kondisi aman," paparnya.

Hingga pukul 03.00 WIB, Bernard, kata Slamet kembali pulang ke rumahnya. Sehingga tidak mengatahui kejadian selanjutnya.

Diketahui, Ustaz Bernard Abdul Jabbar telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap buzzer Jokowi, Ninoy Karundeng. Polisi menuding Bernard turut serta melakukan intimidasi terhadap Ninoy.

Ustaz Bernard merupakan salah satu dari 13 orang tersangka yang telah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya