Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Andrino Sarana/Net

Nusantara

Kritisi Lambatnya Pembahasan APBD 2020, PSI: Masyarakat DKI Harus Tahu Uangnya Buat Apa

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perdebatan di masyarakat soal pembahasan Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) DKI 2020 dinilai positif. Karena ini menunjukkan kalau masyarakat sudah lebih sadar dalam mengawasi penggunaan anggaran di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Andrino Sarana, mengaku senang dengan dinamika yang terjadi di masyarakat saat ini. Khususnya yang turut membahas APBD 2020.

"Kenapa? Karena ini bukan uang anggota DPRD atau uang Gubernur DKI. Tapi ini adalah uang Anda, rakyat DKI Jakarta. Anda harus tahu untuk apa uang Anda digunakan," ungkap William dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10).


Anggota DPRD DKI termuda ini menambahkan, terdapat puluhan ribu kegiatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan nilai anggaran hampir Rp 100 trilliun. Idealnya setiap kegiatan layak, bahkan harus, dibahas satu per satu.

Akan tetapi, pria 23 tahun ini menilai pembahasan APBD 2020 dengan eksekutif mustahil dilakukan dengan tempo waktu 1-2 bulan saja.

"Rasanya sangat sulit. Sedangkan APBD 2020 harus disahkan sebelum tahun 2019 berakhir," katanya.

Apalagi hingga hari ini belum ada dokumen APBD KUA-PPAS 2020 di laman APBD DKI. "Bagaimana masyarakat DKI Jakarta dapat mengetahui untuk apa uangnya digunakan?" tanyanya.

Oleh karena itu dirinya mendorong agar pembahasan APBD 2020 segera dilakukan dan dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat.

"Karena sekali lagi, ini bukan uang Anggota DPRD atau Gubernur DKI, tapi ini adalah uang Anda, masyarakat DKI Jakarta," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya