Berita

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Ketua MPR Tegaskan Mundurnya Jadwal Pelantikan Jokowi Bukan Karena Takut Didemo

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 14:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengunduran jadwal pelantikan presiden dan wakil presiden dipastikan tak berkaitan dengan aksi demo yang dimungkinkan terjadi saat pelantikan.

Adapun pelantikan presiden dan wakil presiden diundur dari pukul 10.00 WIB menjadi pukul 16.00 WIB pada 20 Oktober 2019.

"Enggak ada enggak ada. Alasan keamanan tentu tugas daripada pihak keamanan. Intinya saya yakin dan percaya para mahasiswa dan pengujuk rasa lebih mengedepankan kepentingan yang lain," kata Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).


Bagi politisi Golkar ini, prosesi pelantikan pucuk pimpinan negara adalah momen sakral yang harus berjalan khidmat tanpa adanya demonstrasi. Terlebih pelantikan tersebut juga bakal disaksikan negara lain.

"Ini menyangkut nama negara, kebesaran, image negara. Maka kekhawatiran demo menurut saya adalah kesadaran bersama, kita akan menjaganya," sambung mantan Ketua DPR RI ini.

Atas dasar itu, ia meminta kepada mahasiswa dan masyarakat untuk tidak melakukan demonstrasi pada waktu pelantikan presiden. Dia menyarankan tanggal-tanggal berikutnya setelah hari pelantikan presiden.

"Masih ada tanggal 21 tanggal 22, dan kami di parlemen terbuka. Saya yakin temen-temen di DPR terbuka dan menerima berbagai aspirasi," tutupnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ribuan mahasiswa akan kembali menggeruduk gedung DPR RI untuk menagih 7 desakan aksi yang salah satu isinya meminta presiden mengeluarkan Perppu KPK.

Rencananya, Senin tanggal 14 Oktober 2019 mendatang, mahasiswa akan demo. Namun, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka akan kembali demo pada saat pelantikan presiden.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya