Berita

Petugas sibuk bersihkan timbunan sampah yang menutup Pintu Air Manggarai/RMOL

Nusantara

Antisipasi Banjir Saat Hujan, DLH DKI Siagakan Petugas 24 Jam

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 12:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan yang merupakan mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Selasa malam (8/10), direspons oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta. Sampah-sampah yang menutup aliran di Pintu Air Manggarai langsung dibersihkan sejak semalam.

Usai dilanda hujan yang cukup deras, Bendungan Katulampa maupun Pos Depok sempat mengalami kenaikan tinggi muka air. Perubahan ini memicu status Siaga III dan Siaga II di dua tempat tersebut.

Tak hanya itu, kenaikan debit air turut membawa sampah kiriman ke Jakarta. Soal ini, Pemprov DKI langsung menyiagakan petugas untuk membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai sejak tadi malam.


"Sejak tadi malam sampah di Pintu Air Manggarai meningkat. Lebih dari 322 meter kubik sampah sudah berhasil diangkat," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Andono Warih, Rabu pagi (9/10).

"Sampah tersebut dikirim ke TPST Bantargebang menggunakan 7 rit truk sampah typer besar dan 11 rit typer kecil," lanjutnya.

Jenis sampah yang mampir di Pintu Air Manggarai pun beragam. Di antaranya ranting pohon, plastik, kayu berukuran besar, dan sampah rumah tangga.

Untuk memindahkan sampah di Pintu Air Manggarai harus menggunakan 1 unit alat berat Liebher dan 2 unit excavator long arm. Sehingga bisa berlangsung lebih efektif.

Andono mengatakan, jika sampah di Pintu Air Manggarai tidak segera diangkat, maka bisa menyumbat dan air akan meluap ke permukaan yang bisa mengakibatkan banjir.

“Kami antisipasi dengan menyiagakan petugas di lokasi tersebut selama 24 jam. Sejak semalam, petugas giat melakukan pengangkatan sampah,” sebut dia.

Selain di Pintu Air Manggarai, petugas juga bersiaga di Kali Ciliwung BKB Season City. Di lokasi ini sejak semalam berhasil diangkat 72 meter kubik sampah dengan menggunakan excavator long arm dan excavator spider.

Sampah tersebut pun sudah dikirim ke TPST Bantar Gebang menggunakan 3 rit truk sampah typer besar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya