Berita

Najwa Shihab/Net

Politik

Gara-Gara Tanya Sikap Jokowi, Akun Instagram Gerindra Kena Semprot Najwa Shihab

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 04:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Unggahan akun Instagram Partai Gerindra membuat presenter Najwa Shihab naik pitam. Unggahan itu berisi tentang kebimbangan Jokowi dalam menyikapi polemik RUU KPK.

Akun @Gerindra mengunggah video berisi slide-slide desakan publik agar Jokowi menolak RUU KPK. Diunggah juga slide bahwa partai pendukung Joko Widodo-Maruf Amin berada pada posisi mendukung RUU KPK.

“RUU KPK, Presiden Jokowi pilih partai pendukung atau rakyat?” tanya akun itu dalam keterangannya, Selasa (8/10).


Najwa Shihab yang merasa keberatan dengan unggahan ini langsung melabrak. Dia mengingatkan admin akun @Gerindra, bahwa partai mereka berada pada posisi yang mendukung revisi UU KPK.

“Fraksi anda secara resmi setuju terhadap revisi UU KPK. Kader anda ketua Baleg yang memimpin pembahasan revisi UU secara kilat dan menolak masukan publik. Lalu publik/rakyat mana yang anda maksud?” kesalnya mengomentari unggahan itu.

Pembawa acara Mata Najwa itu kemudian mengungkit jalannya sidang pengesahan RUU KPK di DPR. Saat itu, posisi Fraksi Gerindra bukan menolak, tapi menyetujui revisi UU KPK dengan catatan.

“Gerindra hanya tidak setuju Dewan Pengawas KPK ditunjuk presiden, bukan tidak setuju soal dewan pengawas. Hanya satu itu saja,” terangnya.

Gerindra, sambung Nana, tidak menyoal mengenai kewenangan Dewas yang bertugas memberikan izin penyadapan.

Dia pun tidak terima jika kemudian Gerindra mengaku terpaksa mengalah karena kalah suara.

“Karena kalau memang menolak, maka sikap fraksi harus jelas seperti Fraksi Gerindra menolak dan walkout hingga kalah voting pada pengesahan UU Pemilu,” ingatnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya