Berita

Gibran Rakabuming Raka/RMOLJateng

Politik

Fahri Hamzah Ke Gibran: Jangan Bebani Reputasi Babe Jokowi

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 16:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah politisi senior turut bersuara mengenai rencana putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang hendak terjun ke politik melalui pemilihan Walikota Solo 2020 mendatang.

Salah satunya datang dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Menurut Fahri, langkah tersebut akan cenderung merugikan ayahnya yang saat ini masih menjabat kepala negara hingga satu periode mendatang.

"Kalau saya boleh kasih masukan ke Gibran, jangan ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat. Itu membebani reputasi babenya," kata fahri Hamzah di akun twitternya, Selasa (8/10).


Pengusaha katering dan pemilik usaha martabak itu juga diminta untuk berpikir jernih dan tak mudah termakan hasutan orang-orang di sekelilingnya untuk berpolitik.

"Jangan mau diolok-olok oleh penjilat yang akhirnya merusak susu sebelanga. Mendingan susu dibikin martabak saja. Eman-eman," sambungnya.

Bukan tanpa alasan, inisiator Garbi ini berpandangan sosok Gibran masih terlalu dini dan belum matang untuk berpolitik.

Masuknya Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo ke bursa Pilwalkot Solo bahkan bisa menjadi preseden buruk bagi Jokowi yang menentang dinasti kekuasaan.

"Sebaiknya jangan masuk politik ketika belum matang dan ketika situasi bisa menyeret publik menilai bahwa presiden ingin membangun dinasti keluasaan. Santai saja lah. Berilah tenaga pada reputasi presiden, itu lebih penting sekarang," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya