Berita

Anies ingin rakyat kelas bawah di Jakarta juga bisa nonton di bioskop/RMOL

Nusantara

Begini Harapan Anies Saat Resmikan Bioskop Rakyat

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 12:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh lapisan masyarakat di wilayah DKI Jakarta berhak mendapat akses untuk menonton di bioskop. Itulah yang mendasari dibangunnya Bioskop Rakyat.

Keberadaan Bioskop Rakyat pertama yang diberi nama Indiskop ini memang memberi harapan baru bagi masyarakat kalangan bawah. Dengan harga tiket yang relatif murah, bioskop yang berada di Pasar Teluk Gong, Jakarta Utara bisa menjadi sarana hiburan baru masyarakat Jakarta.

Mengusung konsep Edusinema, Ruang Kreatif, dan Kuliner Indonesia, kehadiran bioskop ini memberikan sarana akses menonton film bagi masyarakat kecil menengah.


"Serta turut memberikan kesempatan bagi film Indonesia agar bisa makin dinikmati oleh masyarakat secara lebih luas," ungkap Gubernur DKI Anies Baswedan saat meresmikan Bioskop Rakyat, Senin (7/10).

Selain itu, keberadaan Bioskop Rakyat ini bisa memberi nilai tambah di sektor ekonomi kreatif dan UKM. "Karena di setiap Bioskop Rakyat ikut disediakan tempat untuk berjualan bagi para UKM," katanya.

Anies berharap kehadiran bioskop ini bisa menghadirkan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Karena harga tiket di Bioskop Rakyat relatif terjangkau.

Untuk diketahui, Bioskop Indiskop memiliki 2 studio, masing-masing berkapasitas 110 penonton. Adapun harga tiket yang dijual kepada masyarakat di bioskop ini tergolong sangat murah.

Untuk Senin sampai Jumat, tiket dijual seharga Rp 18.000. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu tiket dijual dengan harga Rp 25.000.

Selama masa sosialisasi, film diputar sejak pukul 13.00 WIB setiap harinya. Untuk saat ini, tingkat okupansi di hari biasa memang masih minim. Tapi untuk di akhir pekan minat masyarakat untuk menonton terlihat cukup tinggi.

"Harga boleh murah, pengelolaan penuh dengan nuansa Indonesia. Tapi tunjukkan tempat ini sama bersih dan modern dengan tempat-tempat lain yang harga tiketnya mahal,” pungkas Anies.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya