Berita

Pemilu Sri Lanka/Net

Dunia

Fantastis, Pemilu Sri Lanka Punya 35 Kandidat Capres

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masyarakat Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka dipastikan memiliki beragam pilihan calon presiden dalam Pemilu yang berlangsung 16 November 2019. Setidaknya, ada 35 kandidat yang bakal memperebutkan kursi presiden di negara tersebut.

Dilansir Al Arabiya, sebanyak 41 orang sebelumnya mendaftarkan diri sebagai capres, namun 6 di antaranya mengundurkan diri sebelum batas waktu pencalonan. Angka ini tentu menjadi rekor kandidat capres terbanyak di Sri Lanka.

Pemilihan presiden dengan kandidat puluhan orang tidak hanya sekali ini terjadi di Sri Lanka. Pada 2010, Sri Lanka juga memiliki 22 kandidat capres.


Dari 35 capres ini terdapat dua biksu Budha, empat orang dari komunitas muslim, dan dua lainnya dari komunitas Tamil. Hanya ada satu kandidat wanita pada pemilu kali ini.

Dalam pengumuman kandidat pada Senin (7/10), petahana dipastikan tidak kembali mencalonkan diri. Sementara itu, mantan Kepala Pertahanan Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa diprediksi menjadi kandidat terkuat.

Rajapaksa cukup dielu-elukan warga Sri Lanka lantaran perannya untuk mengakhiri perang saudara di negeri Ceylon ini satu dekade lalu.

Saingan utama Rajapaksa muncul dari koalisi pemerintahan saat ini, Sajith Premadasa yang tak lain putra mantan Presiden Ranasinghe Premadasa yang dibunuh pada tahun 1993 oleh pemberontak Macan Tamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya