Berita

Operasi militer Turki di Suriah tak didukung AS/Net

Dunia

Gedung Putih: AS Tidak Akan Terlibat Dalam Operasi Turki di Suriah

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 12:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat melalui Gedung Putih menyatakan tidak akan mendukung operasi militer Turki di Suriah bagian utara, Minggu (6/10).

Keputusan tersebut diambil usai Presiden AS, Donald Trump melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

"Angkatan bersenjata AS tidak akan mendukung atau terlibat dalam operasi itu. Pasukan AS setelah mengalahkan kekhalifahan teritorial ISIS, tidak akan lagi berada di daerah itu,"  ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Stephanie Grisham, Minggu malam waktu setempat seperti yang dimuat Sputnik.


Seperti diberitakan Al Jazeera, Grisham juga mengatakan Turki akan menahan para pejuang asing yang ditangkap pasukan Kurdi (YPG) yang didukung oleh AS.

Sebelumnya, Sabtu (5/10), Erdogan mengatakan Turki berencana untuk melancarkan operasi di Suriah Utara atau di sebelah timur Sungai Efrat dalam beberapa hari ke depan.

Erdogan mengungkapkan, tujuan operasi adalah untuk membersihkan perbatasan Suriah dengan Turki dari milisi Kurdi, menciptakan zona keamanan, dan menampung para pengungsi Suriah di sana.

Pada 7 Agustus lalu, Turki dan AS sepakat untuk menciptakan zona aman di Suriah utara. Pada bulan yang sama, Erdogan juga memperingatkan bahwa negaranya dapat melancarkan operasi militer terhadap YPG di Suriah jika AS tak memenuhi persyaratan Turki terkait zona aman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya