Berita

Demonstran merusak fasilitas publik di Hong Kong/Net

Dunia

Unjuk Rasa Makin Tak Terkendali, Keselamatan Warga Hong Kong Terancam

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Semakin hari, unjuk rasa di Hong Kong semakin tak terkendali. Ketegangan antara aktivis pro-demokrasi dan pemerintah membuat warga Hong Kong semakin terancam.

"Keselamatan publik di Hong Kong telah terancam dengan ketertiban umum yang semakin didorong ke ambang situasi yang sangat berbahaya," ujar pemerintah, Senin (7/10), Channel News Asia.

Unjuk rasa akhir pekan kemarin tidak hanya menjadi mimpi buruk, tapi juga momok nomor satu bagi warga Hong Kong. Pasalnya, bentrokan pada Sabtu (5/10) dan Minggu (6/10) membuat puluhan pengunjuk rasa ditangkap.


Sebelumnya, polisi telah menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang melempari bom molotov dan merusak fasilitas publik, terutama yang terkait dengan China.

Hari ini, Senin (6/10), operator MTR Corp mengatakan sebagian besar stasiun seperti stasiun Admiralty dan Wan Chai yang dikenal sibuk terpaksa ditutup sementara karena kerusakan yang serius.

Unjuk rasa akhir pekan dilakukan sebagai aksi protes atas diberlakukannya undang-undang darurat yang melarang penggunaan masker wajah pada Jumat lalu (4/10). Siapa pun yang melanggar nantinya akan dikenai hukuman maksimal satu tahun penjara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya