Berita

Serangan Taliban/Net

Dunia

Taliban Dan Tentara Bentrok Di Takhtar, Ribuan Orang Mengungsi

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 16:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dan pasukan tentara Afganistan kembali bentrokan. Sudah tiga hari dua kelompok bersenjata ini saling serang di distrik-distrik sekitar Taluqan, Ibukota Provinsi Takhar bagian utara.

Bentrokan tersebut membuat ribuan keluarga terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri.

Jurubicara Gubernur Takhar, Jawad Hajri mengatakan selama tiga hari terakhir telah terjadi pertempuran senjata secara sporadis antara pasukan tentara Afganistan dan pasukan pejuang Taliban.


“Lebih dari 4 ribu keluarga terpaksa mengungsi ketika pasukan Afganistan memulai operasi pembersihan terhadap gerilyawan,” ujarnya seperti yang dimuat oleh ABC News, Rabu (2/10).

Secara terpisah, Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan, Nasrat Rahimi mengatakan terjadi ledakan bom di Provinsi Kapisa bagian utara.

Alhasil, enam warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak tewas setelah kendaraan mereka menambrak bom di pinggir jalan. Ledakan lain juga diketahui terjadi di Distrik Nejrab yang melukai dua warga sipil.

Atas dua serangan tersebut, Rahimi mengungkapkan Taliban yang harus bertanggung jawab. Namun, hingga kini kelompok militan tersebut belum memberikan komentar apapun.

Diketahui, Taliban semakin aktif menyerang setelah pembicaraan damai dengan Amerika Serikat mati dan pasukan AS gagal ditarik dari Afganistan. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya