Berita

Ratiyono wanti-wanti pelajar DKI untuk tidak ikut demo anarkis/RMOL

Nusantara

Nekat Ikut Demo Anarkis, KJP Pelajar DKI Bakal Dicabut

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski sudah mendapat peringatan, ternyata tidak sedikit pelajar STM dan SMA yang tetap nekat ikut aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Senin (30/9).

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono menyatakan, pada dasarnya unjuk rasa memang diperbolehkan oleh Undang-undang.

Namun, yang tidak boleh adalah ketika unjuk rasa itu berubah menjadi tindakan anarkis. Melakukan perusakan, membakar, menyakiti, serta melukai. Karena itu termasuk tindakan kriminal dan akan berhadapan dengan penegak hukum.


"Kalau dia (pelajar) melakukan tindakan kriminal, maka bisa (dapat sanksi) pemberhentian KJP (Kartu Jakarta Pintar). Tapi kalau sifatnya ikut-ikutan, kita beri peringatan dan pembinaan, jangan diulangi," ungkap Ratiyono di Balai Kota, Selasa (1/10).

Kepada para pelajar pemegang kartu KJP Ratiyono mewanti-wanti untuk tidak ikut-ikutan demo. Terlebih dengan bertindak anarkis karena ancamannya adalah pencabutan KJP.

"Kalau (KJP) dihentikan, sudah miskin, ikut-ikutan (anarkis), rusak masa depannya," tegasnya.

Sebelumnya, Ratiyono bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengimbau kepada para pelajar di Jakarta, agar langsung pulang ke rumah setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Namun kalau ada (pelajar) yang unjuk rasa, yang penting mereka tidak anarkis. Tapi usahakan kalau usia SMA seyogyanya memang langsung pulang," ujar Ratiyono, Senin (30/9).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya