Berita

Choirul Anam/Net

Politik

Komnas HAM, Pengungsi Wamena Butuh Rasa Solidaritas, Bukan Yang Lain

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 15:55 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut yang paling dibutuhkan pengungsi Wamena saat ini adalah rasa solidaritas kemanusiaan dari rakyat Indonesia.

"Kalau mau solidaritas kemanusiaan, jangan yang lain. Yang dibutuhkan pengungsi sekarang adalah solidaritas kemanusiaan," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (1/10).

Choirul berharap pemerintah daerah segera menyiapkan skema penanganan ribuan pengungsi dari Wamena setelah terjadi kerusuhan. Hal ini agar masalah kemanusiaan tidak bertambah luas.


Kebutuhan dasar para pengungsi juga harus diperhatikan, seperti makanan, air bersih serta obat-obatan, pun mesti menjadi perhatian pemerintah.

"Soal pengungsi harus mendapat perhatian sangat besar karena jumlahnya sangat banyak. Masalah kompleks dan paling penting skema penanganan pengungsi harus jelas sejak awal," katanya.

Saat situasi keamanan di Wamena dirasa cukup baik, Komnas HAM mendesak agar dilakukan investigasi mendalam serta penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan di Wamena.

"Kepada yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum, kami mendorong hukum ditegakkan supaya persoalan ini bisa terselesaikan dan tertangani sebaik-baiknya ke depan, supaya tidak terulang peristiwa seperti ini di waktu yang akan datang," tutur Choirul Anam.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya