Berita

Unjuk rasa di Haiti telah menyebabkan 2 wartawan terluka tembak/Net

Dunia

Sepekan Unjuk Rasa, 2 Wartawan Tertembak

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 10:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa di Haiti semakin tak terkendali. Korban pun terus berjatuhan. Termasuk dari pihak wartawan yang tengah menjalankan tugas peliputan di tegah aksi.

Pada unjuk rasa Senin (30/9), seorang wartawan kembali terluka akibat tembakan langsung polisi saat berusaha membubarkan para demonstran.

Reuters melaporkan, seorang wartawan dari Radio Sans Fin (RSF), Edmond Joseph Agenor, mengalami luka tembak. Tembakan ini telah membuat pergelangan tangannya luka hingga harus dililit oleh perban.


Setelah tertembak, Agenor langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan sepeda motor. Agenor menuju rumah sakit di tengah aksi lemparan batu yang dilakukan oleh pengunjuk rasa dan dibalas dengan tembakan senjata dan gas air mata oleh polisi.

Insiden penembakan wartawan ini merupakan kali kedua dalam sepekan terakhir aksi unjuk rasa. Sebelumnya, seorang fotografer Associated Press bernama Dieu-Nalio Chery juga terkena luka tembak dari sebuah pistol yang digunakan seorang anggota parlemen dari partai berkuasa.

Unjuk rasa di Haiti dalam sepekan ini memang sudah berada di titik kritis. Karena para pengunjuk rasa sudah melakukan aksi anarkis. Mereka menjarah toko bahkan kantor polisi hingga membakar mobil-mobil, termasuk mobil polisi. Alhasil, dalam beberapa hari saja, empat orang tewas dalam kerusuhan tersebut.

Unjuk rasa ini dilakukan rakyat Haiti atas melemahnya mata uang, inflasi, kekurangan pangan dan bahan bakar, hingga korupsi yang dilakukan oleh para pejabatnya. Rakyat Haiti pun menuntut Presiden Jovenel Moise untuk mundur karena telah gagal mengatasi masalah di negara tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya