Berita

Masyarakat global ikut dukung unjuk rasa di Hong Kong/Net

Dunia

Masyarakat Asia Pasifik Gelar Aksi Solidaritas Demonstran Hong Kong

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 14:53 WIB

Aksi unjuk rasa di Hong Kong mulai mendapat dukungan global. Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Hong Kong, ribuan orang berbaris di beberapa kota di Australia, Taiwan, dan Jepang, Minggu (29/9).

Aksi global yang dilakukan kemarin tak lepas dari momen yang akan terjadi Selasa (1/10) besok. Yaitu peringatan 70 tahun berdirinya RRC, dilansir dari Aljazeera.

Aksi unjuk rasa global ini diawali di Sydney, Australia dengan diikuti oleh lebih dari 1.000 demonstran berpakaian hitam. Sambil turun ke jalan mereka meneriakan "Perjuangan untuk kebebasan" dan "Berdiri dengan Hong Kong".


Aksi ini kemudian diikuti oleh aksi yang sama kota-kota besar lainnya. Tak hanya di Australia, tapi juga dilakukan di Jepang dan Taiwan.

Seperti diketahui, aksi demonstrasi di Hong Kong dipicu oleh rencana UU Ekstradisi pada Juni lalu. Meski UU tersebut sudah dicabut, aksi unjuk rasa tak kunjung berhenti.

Bahkan berkembang menjadi gerakan anti-Pemerintah Cina. Membuat pihak Beijing mengecam aksi unjuk rasa dan menuduh pemerintah asing, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, berada di belakang demonstrasi tersebut.
Laporan: Ahda Sabila

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya