Berita

Presiden Ashraf Ghani saat pilpres/Net

Dunia

Pilpres Afghanistan Diwarnai Ancaman Taliban

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 17:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Afganistan menggelar pemungutan suara pilpres pada hari ini, Sabtu (28/9). Berbeda dengan negara lain, pesta demokrasi di negara ini diwarnai dengan ancaman keamanan dari pasukan pemberontak, Taliban yang melarang warga untuk datang ke tempat pemungutan suara.

Associated Press melaporkan, di beberapa tempat pemungutan suara di Kabul, pemilih sudah berbaris sebelum tempat pemungutan dibuka, bahkan para pekerja pemilu juga belum tiba.

Seorang penjaga keamanan tempat pemungutan suara, Imam Baksh menuturkan, ia tidak khawatir tentang keselamatannya. Dia justru lebih memikirkan siapa yang akan dipilih sebagai Presiden Afganistan untuk periode ini.


Rakyat Afganistan memang menunggu-nunggu momen ini. Ketakutan dan frustasi pada korupsi telah memenuhi pikiran penduduk di negara berkonflik ini, terutama setelah pembicaraan damai AS dan Taliban runtuh beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, diketahui terdapat serangan bom di sebuah masjid tempat pemungutan suara. Menurut seorang dokter di rumah sakit Kota Kandahar, serangan tersebut melukai 15 orang, termasuk seorang petugas polisi dan beberapa staf pemilu. 

Dalam pemilu kali ini, Presiden Ashraf Ghani harus berhadapan dengan pesaing utamanya, Abdullah Abdullah, yang menuduh Ghani telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya