Berita

Munarman/Net

Politik

Dukung Demo Mahasiswa, FPI: Rezim Harus Dikoreksi Agar Indonesia Tidak Hancur

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 16:12 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas hari ini, Selasa (24/9), kembali menggelar aksi turun ke jalan. Merka melakukan unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menolak UU KPK hasil revisi dan rancangan UU KUHP.

Adapun tuntutan aksi ini agar pemerintah dan DPR menuntaskan agenda reformasi dan menunda pengesahan RUU yang dianggap bermasalah.

Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman, mengatakan, pihaknya mendukung apa yang dilakukan mahasiswa hari ini.


"FPI mendukung aksi mahasiswa yang bertujuan mencegah bangsa ini menuju kehancuran, liberalisasi dan kooptasi bangsa lain,” ujar Munarman ketika dihubungi, Selasa (24/9).

Menurut dia, sudah seharusnya rezim yang saat ini berkuasa untuk dikoreksi. Karena telah banyak melakukan kesalahan.

Kami juga mendukung gerakan mahasiswa yang bertujuan mengoreksi rezim yang membawa bangsa menuju jurang kehancuran,” tegas Munarman.

Diketahui, aksi demo hari ini adalah lanjutan kegiatan kemarin. Pada Senin (23/9) kemarin, ribuan mahasiswa menggelar aksi di DPR dengan tuntutan pemerintah dan DPR menuntaskan agenda reformasi dan menunda pengesahan RUU yang dianggap bermasalah.

Aksi pada Senin kemarin demo mahasiswa sempat diwarnai kericuhan dan penutupan tol di depan DPR. Namun, aksi tersebut akhirnya bisa dibubarkan dengan damai.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya