Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Kelihatannya Saja Tak Berdaya, Sebetulnya Lagi Atur Strategi Hadapi Mahasiswa

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 07:29 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Gerakan mahasiswa menolak Rancangan UU Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan Revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK), diprediksi tidak akan lama. Sebab, pemerintah pasti tidak mau menanggung beban politik yang terlalu besar.

"Gerakan mahasiswa tak akan lama, bukan bertahan lama, sebab Presiden Jokowi tak mau menanggung ongkos politik bila diam seribu bahasa,” demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Dr. Soetomo, Redi Panuju seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (24/9).

Terkait demo mahasiswa ini, menurut Redi, Presiden Jokowi bukanlah sosok yang menyikapi problem dengan kepanikan, justru Jokowi merupakan sosok yang pandai mengatur strategi.


"Ndak panik, Presiden Jokowi itu dalam mitos Jawa masuk sosok nyolong petek (mencuri perhatian), artinya orang cerdik dan pandai tapi tidak kelihatan. Kelihatannya tak berdaya, lemah, tapi sebetulnya sangat powerfull, kuat. Beliau sosok yang piawai menggoreng isu,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya