Berita

Ketua Muslimat NU Khofiffah/Ist

Nusantara

Khofifah: Ibu-ibu Muslimat NU Harus Bebas Dari Jeratan Rentenir

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 04:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh jamaahnya meningkatkan progresifitas  dakwah melalui bidang ekonomi. Tujuannya agar tidak ada lagi perempuan dan warga Muslimat yang terjerat rentenir.

“Kita semua punya harapan bahwa ibu-ibu Muslimat NU dapat mewujudkan  komitmen untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan jeratan  renternir melalui koperasi dan program perkreditan rakyat yang lebih luas jangkauannya," jelas Khofifah yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Timur.

Dakwah melalui penguatan  program ekonomi, kata Khofifah, perlu lebih progresif seiring dengan program arus ekonomi baru yang digagas oleh Wakil Presiden Terpilih Kyai  Ma’ruf Amin. Muslimat NU, kata Khofifah terus belajar dan mengikhtiarkan hal tersebut.



Mantan Mensos Jokowi ini menjelaskan, gagasan program dakwah ekonomi telah memiliki fatwa MUI tentang Financial Technology (Fintech). Fintech ini bisa  menjadi penguatan  dakwah Bil Maal  yang harus dilakukan Muslimat NU. Sebagai implementasinya, nanti akan diluncurkan aplikasi  e-commerce Muslimat NU Insya Allah bulan Nopember  pada Rakernas Muslimat NU.

“Saat Rakernas Muslimat NU, Insya Allah kita akan meluncurkan aplikasi e-commerce Muslimat NU. Yang punya produk tidak perlu repot-repot harus membuat gudang tetapi produk dapat dipasarkan. Begitu juga sebaliknya,” kata orang nomor satu di Jatim.

Menurutnya, aplikasi ini bisa berseiring dengan program Pemprov Jatim One Pesantren One Product (OPOP). Harapannya, ketika terdapat produk terpilih maka   dibimbing, didampingi, dan dikembangkan  agar berkualitas dan berdaya saing , layak jual tidak hanya di dalam tetapi juga di luar negeri.  

“Training centernya saat ini  di Unusa yang sudah  saya resmikan satu bulan yang lalu. Saya ingin ini menjadi inovasi dakwahnya muslimat. Dakwah Bil Maal  . Saya berharap  program ini terus  dikuatkan,” pintanya.

Khofifah juga mengajak kepada Para Muslimat NU untuk menyisir embrio-embrio sentra pertumbuhan ekonomi di lingkungan Muslimat NU. Ini senada dengan keinginan Kyai Wahab Hasbullah Pendiri NU dan Muslimat NU, pada tahun 1924 yang menggagas Nahdlatut tujjar yaitu Kebangkitan para pedagang.

“Sekarang tahun 2019 kita menyelenggarakan Haul Akbar pendiri Muslimat NU untuk memberikan semangat bagi kita. Bagaimana Muslimat NU bisa menguatkan ekonominya sebagai media dakwah dan mewujudkan gagasan Kyai Wahab untuk kebangkitan para pedagang ,” tegasnya.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya