Berita

Acara di Hotel Sultan yang disebut mencatut nama MKGR/Net

Politik

MKGR Kesal Acara Ilegal Berlanjut Dan Dihadiri Bamsoet

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 01:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus DPP organisasi sayap Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mendatangi Hotel Sultan, Senayan, Jakarta pada Kamis (19/9).

Waketum MKGR, Taufan menyebut kedatangan pihaknya untuk menyampaikan protes dan meminta kepada pihak hotel memberhentikan acara yang digagas oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan ormas MKGR.

"Ketua panitia acara ini telah kita laporkan ke kepolisian, pihak hotel sudah kami beri tahu sehari sebelumnya, dan kami pengurus DPP sudah menanyakan kepada Polda terkait izin keramaian dan hasilnya kita dapat bahwa izin acara tersebut tidak ada dikeluarkan kepolisian," ujar Taufan melalui keterangan tertulis.


Seketika itu, pihak kepolisian sempat membubarkan acara ini dan memberi perintah untuk menyelesaikan masalah dengan damai.

Namun salah satu Waketum MKGR, Tumpal Sianipar mengaku kesal lantaran setelah mereka keluar, acara dilanjutkan kembali dan dihadiri oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo.

"Setelah kami keluar malah dilanjutkan dan bahkan dihadiri oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo," kata Tumpal.

Sementara itu, Waketum DPP Ormas MKGR lainnya, Toni Pontoh menambahkan, Ormas MKGR memiliki aturan yang jelas. Dia mengatakan sudah jelas bahwa ormas MKGR yang sah adalah yang dipimpin oleh Ketua Umum Roem Kono dan Adies Kadir sebagai Sekjen lewat hasil Mubes di Bandung dengan masa bakti 2015-2020.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya